Tampilkan postingan dengan label Elektronika Dasar. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Elektronika Dasar. Tampilkan semua postingan

Membuat seven segment 7 inchi sendiri

Ukuran seven segment 7 inchi  kemungkinan besar susah di dapatkan. Kalaupun ada harganya bisa sangat mahal. untuk itu kita  bisa membuat sendiri menggunakan lampu led.

Membuat seven segment 7 inchi sendiri

Dari segi ekonomi akan jauh lebih hemat. Saat ini harga Sebuah lampu led termurah Rp100. Dibutuhkan 157 led untuk sebuah seven  segment ukuran 7 inch. Led led di susun secara pararel dengan masing masing pembatas arus berupa resistor.

Membuat seven segment 7 inchi sendiri

Kenapa led di susun pararel?
Jika disusun seri akan membawa masalah jika ada satu led yang redup atau mati. Maka led yang lain akan ikut redup atau mati.

Keuntungan lain menggunakan rangkaian pararel adalah bisa menggunakan tegangan yang kecil saja. Sehingga cukup kita pakai tegangan yang sama dengan kontrolernya yaitu 5V.

Selain itu untuk kemudahan interfacing dengan kontrolernya di tambahkan shift register 74HC595 di bawah display lednya. Sehingga cukup menggunakan 5 kabel untuk mengendalikanya.

kebutuhan arus maksimal saat semua seven segment 7 inchi dari led ini menayala tinggal megalikan 0.010 x 57 led =  1.5 Amper. jika untuk 4 buah untuk menyusun jam digital maka arus maksimalnya 6A. itu kalau semua led menyala.

modul RF remote control siap pakai

jika sebuah piranti elektronik kamu membutuhkan sebuah remote kontrol tanpa perlu kita ribet-ribet membuat remote kontrol menggunakan mikrokontroler dengan kodingnya yang rumit maka modul RF remote kontrol ini cocok untuk ditambahkan ke perangkat elektronik yang kamu miliki.

RF remote kontrol tidak menggunakan sinar infra merah sebagai media sinyalnya. akan tetapi menggunakan gelombang elektromagnetik. sehingga kita tidak perlu mengarahkannya ke alat yang akan kita kontrol. walaupun ada halangan akan tetap bisa mengendalikannya.

remote kontrol ini mempunyai 4 output. jadi hanya dapat mengendalikan 4 buah input kontrol saja. ada juga yang mempunyai output lebih dari 4.

modul RF remote control siap pakai

dalam aplikasinya RF Remotte Control ini banyak dipakai pada Mobil RC mainan anak-anak. yaitu untuk gerak maju, mundur, belok kanan dan kiri. anda bisa juga memanfaatkan remote ini untuk mengendalikan penyalaan sepeda motor dari jarak jauh. mengendalikan nyala lampu dari jarak jauh, dan lain-lain.

modul RF remote control siap pakai

untuk sekedar menguji modul RF Remote Control ini bekerja atau tidak cukup dengan menghubungkan outpunya ke sebuah Led dengan terlebih dahulu membatasi arusnya menggunakan resistor. tekan tombol A, B,C, atau D. dan lihat Led yang terhubung harusnya menyala.

pada contoh kali ini kita akan mencoba menggunakan RF Remote Control ini untuk mengendalikan jam digital untuk mengatur jam dan menit.

lalu komponen apa yang harus kita tambahkan untuk mengendalikan jam digital? kita memerlukan 2 buah transistor dan resistor. transistor kita fungsikan sebagai saklar elektronik.

modul RF remote control siap pakai

jika mau digunakan untuk mengendalikan lampu dirumah harus kita tambahkan IC TTL/CMOS, Transisor, dan Relay. selamat bereksperimen............



mengenal dasar Transformator atau Trafo

Transformator atau lebih sering di sebut Trafo adalah termasuk komponen elektronik pasif dengan terminal masukan atau primer dan terminal keluaran atau skunder. paling banyak di pakai pada rangkaian catu daya atau adaptor. dari namanya kita bisa menebak fungsi dasarnya. transformator mengandung kata transfer yang artinya memindah. memindah disini adalah memindah energi listrik. akan tetapi sebenarya makna memindah kurang tepat sebenarya. karena kalu memindah maka besaranya tidak aka mengalami perubahan.

trafo dan simbolya

sedangkan Transformator sendiri dalam memindah atau mentransfer akan mengalami perubahan besaran tegangannya. jadi istilah yang tepat sebenarnya adalah penaik atau penurun tegangan. contoh nyatanya ya charger posel yang serig kita pakai. dari teganga jala-jala PLN AC220 volt di ubah menjadi tegangan yang lebih kecil. jika tidak ya ponselnya pasti terbakar, karena setiap perangkat elektronik membutuhkan arus dan tegangan yang berbeda-beda. maka dari itu kita tidak boleh sembarangan menghubungkan alat elektronik dengan sembarang sumber listrik.

Bagaimana Transformator bekerja?
untuk itu kita harus tahu sifat-sifat dasar listrik. sebuah kawat jika kita hubungkan ke sebuah baterai maka pada kawat itu akan mengalir arus listrik, disekitar kawat itu juga aka timbul medan magnet. hebat ya si listrik ini....akan tetapi medan magnet yang di hasilkan masih kecil. teori yang mendasari adalah seperti gambar diawah ini. biasa disebut atura tangan kanan untuk menunjukka arah medan magnet da arus listrik.



nah untuk memperbesar medan magnetnya kita harus menggulung kawat itu. dengan cara ini medan magnet akan mengumpul mejadi kuat. untuk lebih memperkuat lagi kita bisa menyelipkan inti besi pada gulungan kawat itu.

nah sekarang kamu sudah bisa membuat sebuah magnet buatan dengan bantuan listrik.

jika di bagian lain dari inti besi itu kita buat gulungan kawat lain yang terpisah dari gulungan kawat yag pertama, maka pada gulungan itu akan menghasilkan listrik. jadi dari maget bisa di hasilka listrik. akan tetapi bukan magnet yang tetap. magnet ini harus kita ubah-ubah besaranya dengan cara menyambung dan memutus aliran listrik di kumparan yang terhubung ke baterai.

jika dialiri baterai terus menerus ya tidak akan timbul listrik di gulungan atau kumparan yang kedua. kumparan yang pertama disebut Primer, da yang kedua disebut skunder.

karena sumber listrik dari PLN sifatnya tidak tetap (atau AC) maka jika gulungan primer kita hubungkan ke jala-jala PLN maka di gulungan skunder otomatis akan dihasilkan tegangan tidak tetp juga (atau AC).

jika jumlah gulungan skunder lebih sedikit dari primer maka akan terjadi pengubahan ilai tegangan dari besar ke kecil. demikian pula sebaliknya. nah disinilah fungsi trafo itu bisa kita pahami.

transformator yang berfungsi untuk menaikkan tegangan disebut Step-down Transformer, demikian pula sebailknya di sebut Step-up Transformer.

simbol trafo step up dan step down

transformator dijual dengan ukuran yang bermacam-macam, dari yang terkecil hingga yang besar. bisa juga kita membuat trafo ini sendiri dengan ukuran yang kita harapkan. ukuran yang membedakan adalah amperenya (A). ampere di tentukan oleh besar penampang kawat. semakin besar kawat semaiki besar arus yang mengalir. seperti sebuah jalan. semaikin besar jalan raya maka semakin besar arus kendaraan yang lewat.

jika sebuah kawat kecil dialiri arus yang besar maka kawat akan cepat sekali panas, bahkan terbakar dan akhirnya kawat putus.

demikian teori dasar dari sebuah Transformator yang dapat kami berikan dengan cara sesederhana mungkin dengan sengaja menjauhkan dari teori dan rumus2 yang berkenaan dengan masalah Trafo.



cara menyolder komponen SMD

pada saat ini komponen elektronika pada berbagai perangkat elektronik banyak menggunakan komponen dengan desain SMD dengan ukuran kecil-kecil bahkan sangat kecil. tentu saja dibutuhkan keahlian lagi untuk menangani komponen jenis SMD ini. berikut ini cara menyolder beberapa komponen SMD

cara menyolder komponen SMD

sebelumnya siapkan peralatan dan bahan untuk menyolder komponen SMD sebagai berikut

1. sebuah solder yang bagus
2. Pinset yang lancip
3. timah/tinol dengan ukuran 0.2
4. flux berkualitas. berfungsi mempercepat timah mendidih sehingga cepat menempel dengan sempurna
5. wick solder. berfungsi untuk menyedot kelebihan timah pada komponen
6. dan sebuah loop atau kaca pembesar. untuk memperbesar obyek yang mau dikerjakan
cara menyolder komponen SMD

jika semua peralatan dan bahan diatas sudah disiapkan selanjutnya tinggal kita praktekkan cara menyolder komponen SMD. diurutkan dari yang paling mudah sampai bisa memasang IC SMD dengan baik.

1. cara menyolder resistor, capasitor, induktor, dan transistor jenis SMD
sebelumnya salah satu pad di PCB dilapisi timah terlebih dahulu. kemudian pegang komponen menggunakan pinset, letakkan di Pad PCB secara presisi. panasi bagian kaki yang Pad PCBnya telah dilapisi timah. lanjutkan dengan menyolder kaki yang lain.

2. cara menyolder IC SMD dengan kaki jarang atau renggang
lapisi salah satu Pad IC di PCB dengan timah. ambil IC SMD menggunakan pinset atau tangan. tempelkan di pad PCB dengan presisi. lalu panasi bagian yang tadi telah di lapisi timah.ini untuk pertahanan pertama supaya IC tidak geser-geser. setelah itu solder bagian kaki IC yang lain.

3. cara menyolder IC SMD dengan kaki rapat atau sempit
lapisi salah satu Pad IC di PCB dengan timah. ambil IC SMD menggunakan pinset atau tangan. tempelkan di pad PCB dengan presisi. lalu panasi bagian yang tadi telah di lapisi timah.ini untuk pertahanan pertama supaya IC tidak geser-geser. setelah itu beri ujung solder dengan sedikit timah lalu sentuhkan di salah satu kaki IC dan segera geser agak cepat sepanjang kaki IC SMD.
loh kok kaki satu dan lainnya pada menempel? tenang dulu, sekarang tinggal kita pisahkan dengan sangat mudah menggunakan Wick solder. lapisi wick solder dengan flux secukupnya. tempelkan wick solder diatas kaki IC SMD kemudian segera tekan menggunakan ujung solder sambil dijalankan solder wick dan ujung solder bersama-sama diatas kaki IC SMD. maka timah yang menempel antar kaki IC SMD akan tertarik.

lalu bagaimana jika kita hendak melepas komponen SMD?
untuk melepas komponen SMD selain IC bisa menggunakan solder biasa, akan tetapi untuk IC SMD kita bisa menggunakan Solder Uap atau Hot Air. lebih bagus lagi jika memiliki solder IR (Infra Red Solder).

1. cara melepas komponen SMD selain IC menggunakan Solder biasa
olesi kaki dan badan komponen dengan flux secukupnya. tahan badan komponen menggunakan pinset. panasi bergantian masing-masing kaki komponen. angkat komponen menggunakan pinset.
2. cara melepas komponen IC SMD kaki sedikit menggunakan solder biasa
olesi kaki dan badan IC SMD dengan flux secukupnya. tahan badan IC SMD menggunakan pinset. panasi bergantian masing-masing barisan kaki kanan maupun kiri IC SMD. angkat IC SMD menggunakan pinset.
3. cara melepas komponen IC SMD kaki banyak menggunakan solder uap
siapkan sebuah solder uap. set panas pada 300 - 350, udara pada skala 2-3, tunggu hingga suhu stabil sesuai angka yang telah kita tentukan. olesi kaki dan badan IC SMD dengan flux. panasi IC dari atas, sambil digerak-gerakkan gagang solder uapnya. ini bertujuan menghindari panas yang memusat pada satu titik. setelah ada asap keluar segera coba diangkat IC menggunakan pinset, jika belum mau diangkat jangan dipaksa di angkat. tunggu sesaat lagi lalu coba diangkat lagi.

demikian tutorial singkat cara melepas dan menyolder komponen SMD. latih terus kemampuan diatas. bisa dimodifikasi sesuai selera klita masing-masing. lama kelamaan pasti akan mempunyai cara tersendiri dalam menangani komponen SMD yang begitu kecil. simak juga cara menjumper jalur PCB yang putus.


cara menyolder yang baik dan benar

siapkan sebuah solder yang bagus. ciri-ciri solder yang bagus harganya mahal, tapi sebagai latihan pertama kita boleh memilih solder yang berharga tidak murahan dan tidak kemahalan alias yang tengah-tengah saja. solder seperti ini ada dikisaran harga Rp50 ribuan, pilih solder dengan daya 30 watt. ada juga solder temperature. yaitu solder yang dapat kita atur panasnya sesuai kebutuhan. ini tentu akan menghasilkan penyolderan yang baik.


solder yang masih baru pada pertama kalinya akan mengeluarkan asap pada bagian selongsong elemennya, jangan panik. ini wajar karena sedang menyesuaikan diri dengan bahan-bahan yang masih baru. setelah itu asap akan hilang dengan sendirinya. dan solder siap digunakan.

pilihlah timah yang standar minimal. jika di tawari timah dengan harga sangat murah sebaiknya dihindari. jangan pula membeli timah di bengkel sepeda motor. timahnya tidak cocok untuk elektronika. sebagai acuan bisa menggunakan timah merek paragon, pancing, atau welsmart. timah merek paragon 10 meter dengan harga Rp15 ribuan sudah cukup untuk latihan awal.

pada percobaan pertam kita kali ini kita akan menyolder sebuah kabel kecil ke PCB. supaya hasilnya bagus dan indah untuk dilihat ikuti langkah-langkah cara menyolder yang baik dan benar berikut ini

  1. panaskan solder. sambil menunggu panasnya sempurna lanjutkan pada langkah kedua
  2. kupas ujung kabel kurang lebih 2mm menggunakan tang khusus pengupas kabel
  3. lapisi ujung kabel yang telah dikupas menggunakan timah tipis saja. ini bertujuan untuk kecepatan menempelnya kabel ke PCB. jika tidak dilapisi terlebih dahulu maka nempel ke PCB akan lama dengan hasil yang buruk. dan kabel akan mudah lepas kembali.
  4. lapisi jalur di PCB yang akan disambungkan dengan kabel menggunakan timah. sama seperti di atas, ini bertujuan untuk kecepatan menempelnya PCB ke kabel. jika tidak dilapisi terlebih dahulu maka nempel ke PCB akan lama dengan hasil yang buruk. dan kabel akan mudah lepas kembali.
  5. solderkan kabel ke PCB. letakkan ujung kabel tepat diatas jalur PCB yang mau disambung kabel. tekan dengan tenaga ringan ujung kabel dari atas menggunakan ujung solder selama 2 detik, dengan waktu 2 detik harusnya kabel sudah tersolder dengan sempurna.
dalam kurun waktu tertentu dan seringnya solder kita pakai, maka solder akan mengalami kotor pada ujung solder, bahkan penurunan kinerja karena ujung solder akan terkikis perlahan-lahan. untuk itu ada beberapa tips sederhana untuk merarat solder.

Tips sederhana  merawat solder   :
  1. jika ujung solder kotor harus dibersihkan menggunakan gunakan kertas HVS, atau kertas apa saja asal tipis. cobloskan ujung solder ke kertas dengan cepat lalu tarik kembali keluar dengan cepat pula. 
  2. di larang menggunakan ujung solder untuk melubangi plastik. ini akan memperburuk ujung solder. jika sudah demikian bisa diatasi dengan cara diatas.
  3. jika ujung solder sudah mengalami pengeroposan segera ganti ujung atau mata solder dengan kualitas yang bagus.
demikian berbagi pengalaman saya mengenai cara menyolder yang baik dan benar. simak juga cara menyolder komponen elektronik yang baik dan benar. ada juga bagaimana cara menyolder IC SMD, dan komponen-komponen SMD lainnya.

komponen dasar elektronika dan fungsinya

elektronika adalah hobi yang menarik dan menantang untuk kita jalani. elektronika sangatlah luas cakupannya. didalam dunia elektronika banyak jurusan-jurusan yang dapat kita tekuni sebagai hobi dan bahkan sebagai pekerjaan utama. anda bisa menekuni bidang audio, video, radio, robotika, mikrokontroler, penerangan, komputer interfacing, perbengkelan, telepon seluler, listrik daya, mobil listrik, dan lain lain. sebelum kita menekuni bidang satu ini tentunya komponen dasar elektronika dan fungsinya harus kita ketahui dengan baik.

anak kecil belajar elektronika

untuk itu simak ulasan di bawah ini tentang komponen dasar elektronika dan fungsinya 
  1. Resistor. dari resistor ini ada turunan komponen resistor lain, misalnya Potensiometer. fungsi utama resistor untuk menghambat arus listrik, sehingga tegangan juga akan turun pada beban yang di hambat itu. dengan kata lain resistor bisa juga untuk membagi-bagi tegangan.
  2. Kapasitor. namalainnya adalah kondensator. kapasitor banyak jenisnya. ada yang kapasitor elektrolit, kapasitor keramik, kapasitor mylar, kapasitor variabel, dll. fungsi utama kapasitor untuk menyimpan muatan listrik.
  3. Induktor. merupakan komponen elektronika berupa gulungan kawat email dengan inti udara, besi ataupun ferit.
  4. Transistor. berfungsi sebagai penguat sinyal pada sistem audio atau radio maupun arus dalam sebuah power supply.
  5. Diode. berfungsi sebagai penyearah, tuning gelombang TV/radio (Diode Varaktor)
  6. Transformator. berfungsi sebagai penaik atau penurun tegangan AC. 
  7. Integrated circuit atau IC. merupakan rangkaian elektronik terpadu yang mempunyai funsi khusus. misalnya IC Audio, IC Video, IC Oscilator, IC Mikrokontroler, dll
nah 7 komponen dasar elektronika dan fungsinya diatas harus kita ketahui betul-betul sifat dan karakternya. semakin kita kepo semakin bagus untuk perkembangan kemampuan kita pada selanjutnya.

berikut ini sifat-sifat komponen dasar elektronika yang harus kita kenali. tak kenal maka tak sayang, tak sayang maka tak cinta, tak cinta maka tak tertarik.
  1. Resistor
  2. Trimpot. jika di putar bolak balik secara terus menerus akan cepat rusak. tidak bisa menggantikan Potensiometer dalam kondisi ekstrim
  3. Potensiometer. pada perangkat Audio mudah soak. akan mengganggu suara dengan suara berisik saat potensio diputar.
  4. LDR. resistansi tergantung dari kekuatan cahaya
  5. PTC. semakin panas lingkungan sekitar semakin besar hambatannya
  6. NTC. semakin panas lingkungan sekitar semakin kecil hambatannya
  7. Diode. hanya dapat mengalirkan listrik dalam satu arah saja
  8. Transistor. 
  9. Kapasitor keramik
  10. kapasitor Elektrolit
  11. Transformator
  12. IC
  13. Induktor. 
untuk lebih mengenal komponen dasar elektronika dan fungsinya secara langsung mau tidak mau kita harus praktek langsung. kita bisa mempraktekan dari hal-hal kecil yang sepele. sebagai contoh kita akan menyalakan lampu Led menggunakan sumber listrik dari Baterai Li-Ion di bawah ini. kita akan menyalakan Led 1 watt. hal yang harus diperhatikan adalah berapa Led tersebut membutuhkan arus listrik untuk menyala terang. jika kita salah perhitungan maka Led akan bermasalah atau led akan rusak.

berikut tahap-tahap uji coba sederhana menyalakan lampu Led untuk mengetahui sifat komponen dasar elektronika dan fungsinya. sebelumnya siapkan dulu
  1. baterai Li_Ion 3.7volt
  2. Led 1 watt
  3. kabel
  4. resistor 1O ohm, 15 ohm, 22 ohm, dan 47 ohm
rangkai komponen diatas seperti gambar dibawah ini. pastikan baterai Li-Ion dalam kondisi penuh. jika tidak ada baterai Li-Ion bisa diganti menggunakan Power Bank, atau Power Supply yang dapat diatur tegangannya.
rangkaian led sederhana

ganti-gantilah resistor dengan nilai lain dan amati nyala Led. jika anda menggunakan Power supply yang ada Ampere meternya maka bisa mengetahui nilai arus listrik yang diserap oleh beban.

demikian uraian singkat mengenai komponen dasar elektronika dan fungsinya silahkan dicoba-coba untuk rangkaian rangkaian sederhana lainnya supaya lebih jelas sifat-sifat komponen dasar elektronika.
mengenal multimeter

mengenal multimeter

apa itu multimeter? multi berarti banyak, dan meter artinya ukuran. jadi bisa diartikan sebagai sebuah piranti yang mampu mengukur beberapa besaran. nama lain dari multimeter adalah multitester. secara umum multimeter mengukur 3 besaran dalam sistem kelistrikkan. ketiga besaran tersebut adalah ampere, volt, dan ohm. sehingga banyak juga yang menyebut piranti multimeter itu dengan sebutan AVO meter. ada dua jenis multimeter, yaitu analog dan digital. masing-masing tentunya memiliki keunggulan dan kelemahan. orang yang bijak akan menggunakan kedua jenis alat ukur listrik itu dalam berbagai situasi yang terjadi. akan tetapi ada sebagian dari kita yang sangat antusias analog dan sebaliknya.

keunggulan multimeter analog:
  • mengukur perubahan tegangan yang cepat dengan baik

keunggulan multimeter digital:
  • akurat. terkendali komputer
  • tahan banting. tidak memakai sistem mekanis
  • mudah dibaca, karena langsung berupa angka hasil pengukuran. tidak pakai skala.
  • bisa autorange karena menggunakan Proessor yang mampu membaca dan menggerakkan saklar elektronik.

kelemahan multimeter analog:
  • sulit dibaca. karena menggunakan jarum dengan skala skala yang membingungkan bagi pemula.
  • tidak tahan banting karena menggunakan sistem mekanis
  • tidak bisa autorange karena tidak memakai proessor
  • gampang rusak. terutama resistor sering terbakar

kelemahan multimeter digital:
  • tidak cocok mengukur perubahan tegangan yang cepat
  • gampang rusak jika masih menggunakan sistem saklar putar

pada saat ini produksi multimeter digital lebih banyak dibanding multimeter analog. ini karena penggunaan layar LCD lebih menawarkan informasi yang lebih banyak dibanding hanya sebuah jarum yang hanya mampu bergerak naik turun. dengan multimeter digital kita bisa melihat sebuah besaran tegangan AC sekaligus menampilkan jumlah frekuensi yang keluar. ini sangat membantu dalam sebuah sistem desain rangkaian elektronik ataupun keperluan bengkel.

membuat mulitester analog sendiri akan sulit dalam penteraan. berbeda dengan membuat multimeter digital sendiri, sangat mudah dalam masalah penteraan. ini karena digital menggunakan A/D Converter. hasil dari konversi analog ke Digital berupa angka pasti hasil rumus pasti. wah kalau begitu multimeter analog sudah tidak bisa dipercaya lagi dong. he...he....

multimeter analog akan tetap digunakan untuk aplikasi khusus & penggunaan khusus. dan biasanya bukan multimeter lagi namanya. tapi sudah spesifik mengukur tegangan, atau arus sendiri. biasanya dipasang pada Power Supply atau genset.

saat ini multitester digital tidak hanya mampu mengukur ampere, volt, dan ohm saja. ada beberapa tambahan untuk mengukur Kapasitas sebuah kapasitor, Induktansi dari sebuah induktor, dan frekuensi counter untuk mengukur getaran atau sinyal listrik.

multimeter analog maupun digital yang banyak beredar di toko elektronik di indonesia dengan berbagai merek adalah multimeter biasa yang mudah sekali rusak karena faktor alam maupun human error. multimeter ini sangat cocok digunakan untuk belajar bagi siswa SMK maupun dikursus atau pelatihan elektronika. karena jika terjadi kesalahan dan mengakibatkan kerusakan tentunya tidak menimbulkan kerugian yang besar.

jika kelak telah mampu menguasai elektronika dengan baik kita sebaiknya menggunakan Multimeter Digital yang berkualitas tinggi, karena sudah berhubungan langsung dengan pekerjaan maupun hoby elektronik kita.